Pemain Bass Metallica yang Melegenda

Pemain Bass Metallica yang Melegenda
Dalam sebuah band, biasanya seorang vokalis menjadi sentra atau pusat sehingga seorang vokalis sering lebih terkenal dari pada pemain lainnya. Tapi, siapa bilang bahwa pemain bass tidak terkenal. Biasanya, mereka dikagumi karena permainannya yang sangat mengesankan.

Para pecinta band Metalica tentu pernah mengenal  Clifford Lee "Cliff" Burton. Cliff yang lahir pada 10 Februari 1962 ini terkenal sebagai bassis band Metallica yang beraliran trash metal. Clift bergabung dengan band Metallica ketika debut album pertama mereka pada 1982 yang berjudul Kill 'Em All. Permainan Clift terkenal dengan pendekatan "lead bass", yaitu bass memiliki peran untuk memainkan melodi dan solo, selain menjaga pondasi musik agar tetap harmonis dan sesuai dengan irama band.

Cliff mulai bermain musik saat sang ayah memperkenalkannya dengan musik klasik dengan cara belajar bermain piano. Menginjak remaja, Cliff ternyata sangat menyukai music rock dan metal klasik. Hingga kemudian, dia jatuh cinta dengan bass. Cliff Burton mulai bermain bass setelah kematian saudaranya. Saat itu, dia berusia 13 tahun. Cliff selalu menghabiskan waktu dengan berlatih hingga enam jam per hari. Hal itu tidak ditinggalkannya, bahkan setelah ia bergabung dengan Metallica.

Selain klasik dan jazz, permainan Cliff juga mengaju pada aliran blues. Dalam bermain, Cliff mendapat pengaruh dari berbagai musisi dunia, seperti Geezer Butler dari Black Sabbath, Misfits, Phil Lynott dari Thin Lizzy, serta Geddy Lee dari Rush.

Band Metallica sendiri pertama kali berdiri di Los Angeles, Amerika Serikat. Awalnya, band ini bernama The Young of Metal Attack. Namun, setelah beberapa bulan, nama grup ini diganti menjadi Metallica yang katanya adalah hasil gabungan dari kata Metal dan Vodca. Sebenarnya, dibalik pembuatan nama ini, nama Metallica tadinya akan diusulkan sebagai nama untuk sebuah majalah musik. Akan tetapi, berhasil dicuri oleh Lars Ulrich sebelum majalah tersebut mendapatkan namanya.

Pada awalnya, formasi band Metallica terdiri dari James Hetfield (vokal dan gitar), Lloyd Grant (gitar), Lars Ulrich (drum), dan Ron Mc Govney (bass). Dari formasi ini, lahirlah lagu pertama berjudul Hit The Light yang masuk ke dalam album kompilasi rock Metal Massacre pada 1981. Sayangnya, setelah Metal Massacre beredar, dua personel Metalica mengundurkan diri. Saat itu, Grant sang gitaris digantikan oleh Dave Mustaine, sedangkan Cliff Burton menggantikan posisi Ron sebagai drummer. Formasi ini semakin memeperkuat Metallica sehingga dapat mengeluarkan demo album No Life Till Leather pada Juli 1982. Dari peluncuran demo ini, akhirnya Metallica mendapatkan agen dan dapat pindah ke New York.
Sayangnya, sebuah kecelakaan terjadi ketika mereka melakukan tur ke Stockholm, Swedia, di Arena Solnahallen pada 26 September 1986. Bis yang mereka naiki tergelincir dan terbalik di selatan pedesaan Swedia. Kecelakaan itu membuat Cliff Burton meninggal.

Tentunya, peristiwa itu membuat seluruh anggota band menjadi terpukul. Bahkan, Dave Mustaine sebagai pendiri Megadeth, mengenang kematian Cliff, pemain bass Metallica dalam lagu In My Darkest Hour  dalam album Megadeth yang berjudul So far ... So Good ... So What!Akhirnya, nama almarhum Burton dilantik ke dalam Rock & Roll Hall Of Fame dengan Metallica pada 4 April 2009. Selanjuntnya, pada Oktober 1986, Jason Newsted, bassis dari grup Floatsam And Jetsam menggantikan posisi Cliff Burton di Metallica.