Album Sarjana Muda - Piringan Hitam Iwan Falls

Piringan Hitam Iwan Falls - Sarjana Muda
Musica Studio's 1981
MSC 7160
Music - Willy Sumantri

Sarjana Muda adalah salah satu judul album Masterpiece dari seorang Iwan Fals. Tak dapat dielakkan lagi kemunculan album tersebut membuat si empunya album mendadak dikenal. Salah satu lagu dalam album ini yang sangat populer sampai sekarang adalah Guru Umar Bakrie. Gw gak akan mengulas tentang lagu-lagu didalamnya, sudah banyak yg ngebahas. (silahkan googling :). Tapi ada yang unik dalam versi piringan hitam ini.

Pada masa itu (tahun 80-an) album berbentuk Piringan Hitam (PH) muncul sebelum rekaman diedarkan kepasaran dalam bentuk kaset full album dan bercover. PH ini hanya untuk keperluan broadcasting. Tentunya lagu Iwan Fals di PH ini lebih sedikit karena berjumlah 7 lagu dari 10 lagu dalam bentuk rekaman kaset. Sebab PH memiliki kapasitas yang terbatas.

Doa Pengobral Dosa
Dalam versi PH ini nama Iwan Fals masih memakai ejaan 'Iwan Falls'. Yang cukup mengejutkan ada judul lagu yang begitu panjang dari yang pernah kita kenal selama ini yaitu lagu berjudul " Doa Pengobral Dosa Disudut Dekat Gerbong Butut ". Dalam versi kaset yang sudah kita kenal judulnya hanya ditulis "Doa Pengobral Dosa". Tak tau ini kesalahan cetak atau memang sebenarnya Iwan Fals memberi judul yang panjang lalu dipangkas oleh pihak rekaman untuk efisiensi.

Side 1 :
1. Sarjana Muda
2. Umar Bakrie
3. Doa Pengobral Dosa Disudut Dekat Gerbong Butut
4. Ambulance Zig Zag

Side 2 :
1. Hatta
2. Puing
3. Yang terlupakan

------------------------------------------------

Piringan Hitam Iwan Falls - Single
Musica Studio's 1981
MSC 7160
Music - Willy Sumantri

Ada lagi Piringan Hitam Iwan Fals lainnya yang merupakan sambungan dari PH Sarjana Muda sebelumnya dimana tidak semua lagu bisa dimuat. Dan lagu di PH ini malah lebih sedikit karena berjumlah 2 lagu dari 10 lagu dalam bentuk rekaman di kaset.


Single dari Album Sarjana Muda

Side 1 :
1. Bangunlah Putra - Putri Pertiwi

Side 2 :
1. Si Tua Sais Pedati
Biasanya jika tidak muat dalam satu keping maka sisa lagu akan di copy pada keping PH yang lain. Coba perhatikan, apa yang nanggung dalam kedua PH diatas. Ya, lagu "22 Januari" tidak ada. Kenapa lagu 22 Januari yang sepaket dalam Album Sarjana Muda tidak dimasukkan sekalian dalam PH lanjutan ini ya, padahal cuma satu lagu dan rasanya kapasitas PH masih bisa memuatnya? Apa dianggap lagu itu kurang menjual atau menghemat biaya produksi? entahlah....

Nah supaya gak penasaran klik gambar aja untuk memperbesar... nanti dikira gw berkomplotan dengan sotosop.....hahahaha

Semoga info yang ditulis bisa bermanfaat, lalalalalalli..lilili..... lala...

Sumber