Misteri Lagu Iwan Fals

Misteri Lagu Iwan Fals. Tidak banyak yang mengetahui sisi lain dari karya Iwan Fals. Bahkan penggemar beratnya sekalipun ada yang tidak tahu. Itu terjadi sebab media yang meliput berita atau perjalanan karir Iwan Fals lebih suka membahas topik-topik yang umum. Media lebih suka membahas lagu-lagu hitsnya sehingga melupakan atau menganggap informasi unik mengenai karya Iwan Fals tidak begitu menarik bagi pembacanya.

Kali ini seorang sahabat yang juga kolektor karya musik mendapat kesempatan bertemu dan bertanya langsung dengan Iwan Fals perihal beberapa karya Iwan Fals di masa lalu yang minim penjelasan. Konfirmasi dari Iwan Fals ini setidaknya bermanfaat untuk kita semua, terutama penggemar. Uniknya, Iwan Fals sendiri juga lupa sebagian sejarah karyanya.

Wawacanda Sore Dengan Iwan Fals

Kali kedua saya bertemu dengan Iwan Fals secara personal sambil tanya soal ini soal itu, di bilangan radio swasta di Jakarta (21/01/2013). Ketika bertemu seperti biasa memberi salam kepada Bagoes AA dan Iwan Fals yang kala itu sedang berbincang santai... sambil mengenalkan diri kepada Iwan Fals.. lalu saya langsung ke pokok permasalahan (soalnya Iwan akan on air radio ).

Beberapa pertanyaan tapi tepatnya sih konfirmasi kepada Iwan Fals soal karyanya tahun '80an:

- Soal judul lagu "Doa Pengobral Dosa". Yang tertera di PH (piringan hitam) judulnya lebih panjang menjadi "Doa Pengobral Dosa di Sudut Dekat Gerbong Butut". Itu merupakan kesalahan dari pihak Label kata Iwan Fals, tetapi bagi kolektor ini menjadi unik.

- Lagu  "Menjelang Bobo/tidur" di album Wajib Belajar nya Rita Rubby Hartland, dimana disitu tertera ciptaan Willy.S/Rita Rubby/Iwan Fals, disini Iwan bilang "LUPA" mungkin juga saat itu. "Kalo bisa lagunya saya minta kayak apa lagu-lagu tersebut", ujar Iwan.

- Soal lagu "Keluarga Dalam Bencana" di album EXAMASIST. "Saya lupa tentang lagu tersebut, dan baru tau ada lagu saya disitu, itu grupnya Helmi dan Bambang. Setelah AMBURADUL saya ikut lomba Humor, Totok Gunarto ke DEMOKRATIK", kata Iwan.

- Lantas soal perbedaan singkatan KPJ antara kaset dan PH Iwan bilang, "Coba tanya ke Anto Baret, soalnya ada dua persepsi juga antara Kelompok Pemusik Jalanan dan Kelompok Penyanyi Jalanan.. kalo penyanyi hanya bernyanyi, kalo pemusik lebih luas".

- Tentang lagu "Luka" dan "Annisa" yang tidak dimasukan ke album, ternyata Iwan sendiri gak tau kenapa tidak dimasukan dua lagu tersebut. "Mungkin untuk lagu Annisa gak muat dikaset waktu itu (kaset c-45)", kata Iwan.

- Lagu "Percayalah Kasih" dialbum Yockie - PENANTIAN. "Tadinya suara cewek itu Yos (istri Iwan), tapi saya gak setuju lalu digantikan oleh Vina Panduwinata", kata Iwan.

- Suara cewek di lagu "Damai Kami Sepanjang Hari" dan "Surat Buat Wakil Rakyat" merupakan suara mbak Yos (istri Iwan). Dan suara anak kecil di lagu "Surat Buat Wakil Rakyat" dan "Kemesraan" versi awal itu suara anaknya Heirrie Buchaeri ketika saya tanya ke Bagoes AA.

- Ketika saya tanya soal Jingle Iklan, Iwan bilang, "Ada tiga jingle iklan yang saya bikin, iklan Jeans JOIN-IN, iklan Vespa waktu dibandung awal 80-an dan iklan Tabloid "DETAK" (90an).". # Wah punya Pe-er lagi nih iklan sebuah Vespa, hunting lageee.....

Album-Album awal Iwan Fals menurut beliau sendiri:

1. Rekaman di Radio EH 8 (tidak diedarkan) dimana Iwan bermain sendiri.
2. Kelompok Amburadul (Totok Gunarto ke Bandung mengajak Iwan membentuk band di Jakarta dan rekaman diawal 1979)
3. Yang Muda Yang Bercanda II (vakumnya Amburadul Iwan ikut lomba musik humor, Totok ke Demokratik)
4. Canda Dalam Ronda (bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip)
5. Canda Dalam Nada (lagu yang di ambil dari dua album sebelumnya di bendera LHI)

Ketika Iwan bermain di Balai Sidang Jakarta ada pihak Musica Studio menawarkan rekaman. Maka rilis album Sarjana Muda (th 1981).

Sedikit wawancanda bareng Iwan Fals dengan suasana yang hangat dan santai. Sebenarnya masih banyak yang saya ingin tanyakan, apa daya waktunya sangat pendek mungkin lain waktu di album barunya Iwan Fals yang akan edar medio 2013 ini....(abd)

Sumber: http://www.iwanfalsmania.com/2013/01/mengupas-sisi-misteri-lagu-iwan-fals.html